Kamis, 25 September 2014

resep kue bolu ala andi

Resep Membuat Kue Bolu Lembut Dan Enak

Berbagai kumpulan Resep Membuat Kue Bolu Lembut Dan Enak - Kue bolu atau cake merupakan salah satu jenis kue yang paling banyak digemari oleh masyarakat Indonesia, karena dengan teksturnya yang lembut dan rasanya yang mantap, sehingga membuat kita menjadi ketagihan untuk mencobanya. Kue bolu mempunyai bentuk dan rasa yang beraneka ragam, mulai dari kue bolu coklat, kue bolu keju, kue bolu pandan, kue bolu marmer dan berbagai jenis kue bolu lainnya yang sayang untuk dilewatkan.

 
Sumber gambar : blogspot.com
Bagi sahabat Cantikinfo yang ingin mencoba bagaimana cara membuat kue bolu sendiri di rumah, silahkan lihat selengkapnya dalam artikel berikut ini yang akan membahas mengenai resep membuat kue bolu lembut dan enak dalam 2 cara, yaitu dengan cara di kukus dan di panggang berikut ini :

Resep Kue Bolu Coklat

 
Bahan :
- 1/4 kg mentega
- 3/8 kg gula halus
- 3 1/2 ons tepung terigu
- 1/2 coklat bubuk
- 1/2 sendok makan ovalet
- 5 sendok makan susu bubuk putih
- 12 butir telur
- 2 bungkus vanili kecil

Cara Membuat :
  • Pisahkan telur (kuning dan putih) pada tempat yang berbeda, putih telur bisa ditempatkan di dalam mangkok, sedangkan kuning telur bisa tetap berada di dalam cangkang telur.
  • Masukkan mentega, gula halus, vanili dan ovalet ke dalam baskom, kemudian mixcer dengan kecepatan tinggin selama 10 menit atau hingga adonan mengembang.
  • Setelah mengembang, campurlah adonan tersebut dengan kuning telur yang dimasukkan satu persatu ke dalam baskom ( adonan harus tetap di mixcer terus menerus selama kuning telur dimasukkan ) selama 10 menit.
  • Setelah selesai, kemudian masukkan tepung terigu sedikit demi sedikit ke dalam adonan, aduk hingga rata.
  • Masukkan susu bubuk sedikit demi sedikit ke dalam adonan, aduk hingga rata.
  • Masukkan coklat bubuk sedikit demi sedikit ke dalam adonan, aduk hingga rata. 
  • Mixcer putih telur yang telah dipisahkan sebelumnya selama 5 menit, kemudian masukkan putih telur yang telah di mixcer ke dalam adonan, lalu di mixcer lagi selama 10 menit hingga adonan rata dan mengembang. 
  • Setelah selesai, masukkan adonan tersebut ke dalam loyang, kemudian panggang dalam oven selama kurang lebih 40 menit dengan suhu 25 derajat celcius.
  • Angkat dan dinginkan, kue bolu coklat siap untuk dihidangkan.
Resep Kue Bolu Keju

Bahan :
- 8 butir kuning telur
- 4 butir putih telur
- 200 gram tepung terigu
- 125 gram mentega, cairkan
- 100 gram gula kastor
- 100 gram keju parut
- 6 lembar keju kraft
- 4 buah cherry
Cream :
- 75 gram whipped cream
- 50 gram mentega putih
- 50 cc air dingin
Cara Membuat Cream :
Mixer semua bahan cream dengan kecepatan tinggi
Cara Membuat :
  • Kocok telur dan gula hingga mengembang, kemudian masukkan mentega cair dan gula hingga mengembang. Aduk rata hingga bahan tercampur dan mengembang.
  • Setelah itu tuang kedalam loyang, dan masukkan ke dalam oven dengan api sedang.
  • Setelah kue bolu berwarna kecoklatan, angkat dan dinginkan. 
  • Belah kue bolu menjadi 2 bagian, letakkan keju lembaran ke dalamnya, tutup kue bolu dan olesi dengan cream dan taburi dengan keju parut.
  • Setelah itu hias dengan cherry merah diatasnya.
  • Kue bolu keju siap untuk dihidangkan.
Resep Kue Bolu Pandan

Bahan :
- 100 gram mentega, lelehkan
- 120 gram tepung terigu protein rendah
- 75 gram gula pasir (untuk putih telur)
- 50 gram gula pasir, yang butirannya lembut (untuk kuning telur)
- 30 ml air daun suji
- 5 kuning telur
- 5 putih telur
- 1/2 sendok teh cream of tartar
- 1/2 sendok teh garam

Cara Membuat :
  • Kocok kuning telur dan 50 gram gula pasir hingga kental, kemudian masukkan tepung terigu sambil di ayak, setelah itu tambahkan mentega yang telah di lelehkan dan air daun suji, lalu aduk hingga rata.
  • Kocok putih telur, cream of tartar dan garam hingga setengah mengembang, tambahkan gula pasir sedikit demi sedikit sambil terus di kocok hingga mengembang. 
  • Tuang adonan putih telur ke dalam adonan tepung terigu sedikit demi sedikit sambil di aduk secara perlahan-lahan.
  • Tuang adonan tersebut ke dalam loyang, lalu kukus selama 50 menit hingga air mendidih, kemudian angkat dan dinginkan.
  • Potong-potong sesuai selera, dan bolu pandan siap untuk dihidangkan.
Resep Kue Bolu Marmer

Bahan :
- 150 gram tepung terigu 
- 150 gram mentega
- 100 gram gula pasir
- 3 butir telur (putih dan kuningnya)
- 5 butir kuning telur
- 1 sendok teh ovalet
- 1 sendok teh baking powder
- 1/2 sendok teh garam halus
- 1/2 sendok teh pasta coklat
- 1/2 sendok makan coklat bubuk
Cara Membuat :
  • Campur tepung terigu dengan baking powder, lalu aduk hingga rata, kemudian sisihkan.
  • Kocok mentega, gula pasir dan garam hingga lembut dan ringan.
  • Di tempat terpusah, kocok telur hingga mengembang, kemudian tambahkan ovalet, lalu kocok hingga adonan mengembang kaku.
  • Tuang kocokan telur ke dalam kocokan margarin, lalu aduk hingga rata, kemudian tambahkan campuran tepung terigu, aduk dengan mixer kecepatan sedang, hingga adonan tercampur rata.
  • Ambil 2 sendok sayur adonan, setelah itu masukkan pasta coklat dan coklat bubuk, kemudian aduk hingga rata.
  • Siapkan loyang yang telah diolesi mentega sebelumnya, lalu tuang adonan cake hingga separuh dari tinggi loyang, setelah itu ratakan. Tuang adonan coklat pada bagian tengah adonan, lalu tutup atas adonan tersebut dengan adonan putih hingga loyang hampir penuh. 
  • Ambil garpu, aduk secara memutar pada adonan tersebut, agar adonan coklat di bagian tengah teraduk dan membentuk motif marmer.
  • Panggang adonan ke dalam oven dengan suhu 180 derajat celcius selama 40 menit atau hingga cake matang, kemudian angkat.
  • Keluarkan cake dari loyang, dan potong-potong sesuai selera.
  • Bolu marmer siap untuk dihidangkan.
Resep Kue Bolu Kukus Pelangi
 
Bahan :
- 6 butir telur
- 200 gram gula pasir
- 200 gram tepung terigu
- 80 ml santan kental
- 50 ml minyak sayur
- 1 sendok makan emulsifier
- 1/2 sendok teh garam
- pewarna makanan, merah, hijau, kuning, coklat secukupnya
Cara Membuat :
  • Mixer telur, gula, emulsifier dan garam hingga adonan berwarna pucat dan kaku, kemudian tambahkan tepung terigu, lalu aduk rata secara perlahan-lahan.
  • Tambahkan santan dan minyak sayur, lalu aduk rata dengan spatula.
  • Kemudian bagi adonan menjadi 4 bagian, satu bagian di beri warna merah, satu bagian warna hijau, satu bagian warna kuning, dan satu bagian lagi berwarna coklat.
  • Siapkan loyang yang telah diolesi mentega sebelumnya yang telah dialasi kertas roti, setelah itu tuanglah adonan berwarna hijau, kukus selama 10 menit, sebelum 10 menit sebaiknya tutup kukusan jangan dibuka dahulu, agar cakenya mengembang dengan sempurna.
  • Setelah 10 menit masukkan lapisan yang berwarna merah, kukus lagi selama 10 menit, kemudian lapisan berwarna kuning selama 10 menit, dan 10 menit terakhir lapisan coklat. 
  • Setelah tercampur semua warnanya, kukus cake selama 30 menit hingga benar-benar matang.
  • Angkat dan cake siap untuk dihidangkan.
Itulah berbagai kumpulan resep kue bolu lembut dan enak, semoga artikel ini dapat menambah wawasan sahabat mengenai dunia kuliner. Selamat mencoba dan sampai bertemu lagi dalam artikel selanjutnya. Terima kasih.^^

analisis pasar smkn1



A.    KEMAAMPUAN DALAM PEMANFAATAN USAHA   
Pemanfaatan peluang usaha melalui teknologi informasi dapat mempengaruhi setiap unsure nilai serta mengubah hubungan kegiatan wirausaha. Oleh karena itu, dalam rangka memperbesar peluang usaha , peran teknologi informasi harus dioptimalkan pemakainannya.

b. Hal-hal yang perlu dicermati dalam mencari peluang usaha
mencari dan menyusun informasi pemanfaatan peluang usaha, memerlukan pengamatan yang cermat terhadap informasi mengenai :
1.minat dan daya beli koncumen
2.seluk-beluk pemasaran produk/jasa
3.penjualan produk/jasa
4.produksi dan jasa
5.manajemen usaha
6.modal usaha
7.tenaga kerja
8.perawatan peralatan
9.administrasi dan pembukuan
10.penelitian dan pengembangan usaha.

2. Sumber informasi peluang usaha

a.    Persyaratan sumber informasi peluang usaha
Sumber-sumber informasi peluang usaha itu harus memenuhi persyaratan, yaitu :
1.    Usaha datanya harus lengkap
2.    Usaha datanya harus dapaat dipercaya
3.    Usaha datanya harus berlaku
b.    Perolehan sumber informasi peluang usaha
Informasi peluang usah ayang diperlukan wirausahawan sebagai pemilik perusahaan dalam rangka menjunujung kebijakan produk/jasa dan pemasarannya, di antaranya dapat diperoleh dari :
1.    Bagian pemasaran dan penjualan
2.     Kedudukan perusahaan di pasar
3.     Bagian pembukuan
4.     Hasil penelitian pasar
5.    Konsumen/pembeli/pelanggan dan distributor
6.    Hasil penelitian pemasaran
7.    Para pesaing
8.    Wilayah niaga
9.    Media massa
10.    Manajer produksi mengenai :
•    Sumber bahan baku
•    Cara pembuatan produk/jasa
•    Kualitas produk/jasa
•    Desain produk/jasa
•    Model produk/jasa
•    Jenis dan ukuran produk/jasa
•    Merek dan warna produk/jasa
•    Manfaat dan bungkus produk/jasa
•    Harga produk/jasa
•    Minat konsumen/pembeli/pelanggan
•    Daya beli konsumen/pembeli/pelanggan
11.    Pemerintah
12.     Internet, tv, surat kabar, majalah, dan sebagainya
Dengan kata lain, perolehan sumber informasi peluang usahaitu dapat dibagi menjadi 2 kelompok sebagai berikut :
1.    Sumber informasi peluang usaha data primer
2.    Sumber informasi peluang usaha data sekunder
                     
3.Manfaat sumber informasi peluang usaha
Wirausahawan dapat ,elaksanakan perubahan atau perbaikan dalam :
a.    Perluasan kompetisi usaha
b.    Pembuatan produk/jasa yang diminati konsumen
c.     Pemasaran produk/jasa
d.     Masalah ketenagakerjaan
e.    Cara mengelola usaha
f.    Desain produk atau jasa
g.    Kualitas produk atau jasa
h.    Manfaat produk atau jasa
Dari penjelasan tersebut di atas dapat diambil kesimpulan bahwa dengan adanya sumber informasi pemanfaatan peluang usaha, wirausahawan dapat memilih dan membuat :
a.    Produk atau jasa yang berkualitas, laku dijual sesuai dengan daya beli konsumen
b.    Desain baru atau kombinasi sesuai dengan minat konsumen
c.    Produk atau jasa lebih cepat dan sesuai dengan daya beli konsumen
d.    Produk atau jasa dengan kualitas baik,sesuai dengan minat konsumen
e.    Wilayah pemasaran yang menguntungkan

B.    MENGIDENTIFIKASI PELUANG USAHA

1.    Menggali peluang usaha

Cara mengidentifikasi peluang usaha atau bisnis yang ada, bias dicari asal saja wirausahawan itu bekerja kerasa, ulet, dan percaya diri pada kemampuan sendiri.
Untuk menggali peluang usaha atau bisnis, seorang wirausahawan harus beroikir secara positif dan kreatif, diantaranya :
a.    Percaya dan yakin bahwa usaha atau bisnis bias dilaksanakan
b.    Menerima gagasan baru di dalam dunia perusahaan atau bisnis
c.    Bertanya kepada diri sendiri
d.    Mendengarkan saran dari orang lain
e.    Mempunyai etos kerja tinggi
f.    Pandai berkomunikasi
       
2.    Mengidentifikasi peluang usaha
Mengidentifikasi peluang usaha dapat dilakukan dengan cara :
a.    Belajar ilmu menejemen usaha
b.     Meminta jasa konsultan manajemen
c.     Meminta jasa keluarga dan kenalan yang pintar dalam usaha
Tersedianya informasi ekstern dan intern, memungkinkan wirausahawan mengetahui :
a.    Dimana ada peluang
b.    Apa saja yang mengancam usaha
c.    Adakah kekuatan yang mendukung usaha untuk mencapai sasaran
d.    Apakah kelemahan yang membatasi atau menghambat kemampuan mencapai sasaran
Secara lebih rinci, pengidentifikasian peluang usaha meliputi hal-hal berikut :
a.    Waktu peluncuran produk yang tepat
b.    Desain produk yang sesuai dengan kebutuhan pembeli
c.    Strategi distribusi yang tepat
d.    Mampu mengidentifikasikan usaha yang sedang dijalankan
e.    Optimis dan citra positif dalam usaha
f.    SDM yang cukup baik
g.    Sumber dana yang cukup
h.    Manajemen produksi yang baik
i.    Pemasaran pemasaran produk yang tepat
j.    Pengalama mengelola usaha

Dalam mengidentifikasi peluang usaha, Paul Charlap, mengemukakan sebuah rumusan yang mencakup 4 unsur yang harus dimiliki oleh seorang wirausahawan agar mencapai sukses dalam pekerjaannya, yaitu :
a.    Work hars
b.     Work smart
c.    Kegairahan
d.    Pelayanan

          Adapun yang menjadi modal utama para wirausahawan, diantaranya :
a.    Pola berpikir yang kuat dan mengarah pada sikap, serta kemauan untuk sukses
b.    Kepribadian yang kuat untuk sukses
c.    Menerapkan manajemen usaha yang kuat dan baik
d.    Kecakapan dalam mengelola usaha untuk sukses
e.    Beranimemikul segala macam resiko dalam usahanya


Secara lebih terperinci, peluang usaha yang dikelola oleh para wirausahawan dapat diidentifikasikan sebagai berikut :
a.    Mempunyai keyakinan berhasil dalam mengelolah usahanya
b.    Melaksanakan komitmen tinggi dalam melakukan usahanya
c.    Mempuntyai perilaku tanggung jawab dalam melakukan usahanya
d.    Mempunyiai keyakinan penuh terhadap peluang usahanya
e.    Mempunyai sikap mental yang positif dalam menjalankan usahanya
f.    Melaksanakan pengelolaan waktu yang efektif dan efisien di dalam mengelola usahanya
g.    Mempunyai kreativitas dan inofativ dalam memproduksi produknya
h.    Mempunyai kemampuan yang tinggi dalam usahanya
i.    Bekerja prestatif, efektif dan efisien dalam usahanya
               Kunci keberhasilan usaha bagi seorang wirausahawan, antara lain ditentukan oleh :
a.    Kemauan dalam merumuskan tujuan atau bisnis
b.    Pemahaman tentang hakikat dan makna usaha atau bisnis

C.    MENANGKAP PELUANG USAHA

1.    Peta peluang usaha


Menurut James L. Hesbett. Kekuatan peluang usaha yang memacu pada penawaran dan permintaan jasa antara lain :
a.    Meningkatnya system distribusi yang didasarkan atas informasi
b.    Adanya deregulasi
c.    Berkurangnya hambatan perdagangan
d.    Meningkatnya teknologi informasi
e.    Perkembangan pasar modal
f.    Konsumen semakin menghargai nilai dari waktu

Dari peta peluang usaha, dapat dijalankan atau dilanjtukan dengan peta situasi dan kondisi lingkungan usaha yang meliputi :

a.    Berapa luas pasarnya dan siapa calon pembelinya ?
b.    Siapa pesaing usahanya dan bagaimana kemampuannya ?
c.    Bagaimana kebijakan pemerintah terhadap bidang usaha yang digelutinya ?
d.    Bagaimana perkembangan teknologi dalam bidang usaha yang di gelutinya?
e.    Apakah perekonomian Indonesia sedang menanjak baik atau sedang mengalami inflasi dan resesi ?
f.    Apakah ada hambatan di dalam usahanya ?

2.    Mengidentifikasi peta peluang usaha

Ada 2 komponen utama dalam membuka peluang usaha , yaitu :
a.    Peluang usaha yang diharapkan
b.    Peluang sumber daya yang tersedia
                      Dengan adanya identifikasi peluang usaha, maka keuntungan menjadi wirausaha antara lain sebagai Berikut :
a.    Terbuka peluang usaha untuk mencapai tujuan yang diinginkan
b.    Terbuka peluang usaha untuk memperoleh manfaat dan keuntungan secara maksimal
c.    Terbuka peluang usaha mendemonstrasikan potensi seseorang secara penuh
d.    Terbuka kesempatan untuk menjadi bos di perusahaannya
e.    Terbuka peluang usaha untuk membantu masyarakat dengan usaha konkret

Howard H. Stevenson mengatakan bahwa pola tingkah laku manajerial yang terpadu bias dilihat dalam enam dimensi identifikasi peta peluang usaha atau bisnis , yaitu :
a.    Orientasi strategi terhadap usahanya
b.    Komtimen terhadap peluang usaha yang ada
c.    Komitmen terhadap sumber daya yang ada
d.    Pengawasan terhadap sumber daya yang usaha
e.    Melaksanakan konsep manajemen usaha
f.    Adanya kebijakan balas jasa
Adapun factor identifikasi peta peluang usaha bagi para wirausaha, yaitu dengan adanya
a.    Persaingan dalam dunia kehidupan masyarakat
b.    Sumber alam yang bias dimanfaatkan
c.    Latihan dalam usaha atau kus\rsus bisnis
d.    Kebijakan pemrintah yaitu adanya kemudahan dalam pemberian izin usaha, pemberian kredit modal usaha, lokasi usaha, bimbingan usaha, dan sebagainya.

D.    ANALISI PELUANG USAHA

1.    Persiapan dan langkah-langkahnya

Adapun persiapan dalam melaksanakan analisis usaha itu dapat dilaksanakan sebagai berikut :
a.    Meneliti berapa luas usaha yang akan dipilih
b.    Bentuk usaha apa yang akan dipilih
c.    Jenis usaha apa yang akan ditekuninya
d.    Informasi usaha yang akan diterima
e.    Ada atau tidaknya peta peluang usaha yang menguntungkan
Adapun persiapan dan langkah-langkahnya yaitu :
a.    Membuat sketsa bidang usaha yang hendak ditekuninya
b.    Penyediaan modal yang dibutuhkan dalam usahanya
c.    Mengurus izin usahanya
d.    Menyiapakan tenaga kerja
e.    Menyiapkan sarana prasarana
f.    Menyiapkan bahan bakunya
g.    Menetapkan lokasi usahanya
h.    Menetapkan metodologi usanya
i.    Menetapkan teknologi usahanya
j.    Menetapkan manajemen usahanya
k.    Mencari mitra usahanya.

Dengan tersedianya informasi intern dan ekstern, maka perusahaan akan dapat mengetahui :
a.    Dimana usaha itu ada peluang untuk maju dan sukses ?
b.    Apa saja yang dapat mengancam perusahaan ?
c.    Adakah kekuatan yang dapat mendukung kegiatan usaha untuk mencapai sasaran atau tujuan ?
d.    Adakah kelemahan yang membatasi atau menghambat kemampuan dalam mencapai sasaran usaha ?

Berdasarkan analisis, yang menjadi pemicu serta pelaksanaan peluang usaha yaitu adanya :
a.    Relasi usaha dengan orang lain
b.    Tim yang dapat diajak kerja sama dalam bisang usaha
c.    Doronga dari orang tua, family, dan teman untuk mebuka usaha
d.    Pengalaman dalam dunia usaha sebelumnya
e.    Kesiapan mental dalam mengelola usaha
f.    Menejr pelaksana perusahaan sebagai tangan kanan wirausaha
g.    Komtimen tinggi terhadap usaha
h.    Misi visi perusahaan guna mencapai keberhasilan usaha

2.    Menganalisis peluang usaha berdasarkan produk/jasa

a.    Menganalisis bidang produk
Dalam menganlisis produk yang dibuatnya, wirausahawan dapat mengklasifikasikan jenisnya ke dalam 3 tingkatan , yaitu :
1.    Produk primer
2.    Produk sekunder
3.    Produk tersier

Tujuan diadakan analisis terhadap jenis produk antara lain :
1.    Memenuhi keinginan dan minat konsumen terhadap kebutuhan jenis produk
2.    Memenangkan persaingan dalam pengembangan usaha
3.    Meningkatkan jumlah penjualan jenis produk
4.    Mendayagunakan sumber produksi
5.    Mencegah kebosanan konsumen terhadap jenis produk

Gagasan analisis terhadap produk yang dianggap paling penting yaitu :
1.    Potensi terhadapa permintaan produk
2.    Jumlah penjualan produk
3.    Jumlah pemasarn produk
4.    Kemampuan produk yang mendtangkan laba
Untuk menetapkan skala produksi , ada beberapa jenis produk serta sifatnya yang perlu diperhatikan wirausahawan dan perlu dipertimbangkan yaitu :
1.    Apakah jenis produk yang akan diproduksi itu tahan lama ?
2.    Apakah mutu jenis produk yang diproduksi itu tergantung pada biaya persatuan ?
3.    Apakah jenis produk yang akan diproduksi itu mempunyai sifat permintaan musiman atau tidak?
4.    Apakah jenis produk yang akan diproduksi itu consumer goods atau producer  goods?
Berdasarkan analisis produk yang akan dibuat ,dibutuhkan ,dan akan dipasarkan kepada konsumen ,seorang wirausahawan harus engetahui dan bias menjawab pertanyaan dibawah ini
1.    Siapa saja dan berapa jumlah calon konsumen yang akan membeli produk /jasa ?
2.    Siapa saja dan berapa jumlahnya serta dimana para pesaing wirausahawan itu berada ?
3.    Bagaimana perkembangan dan pergeseran selera minat dan daya belikonsumen terhadap produk yang dibuat wirausahawan  ?
4.    Bagaimana perkembangan pembuatan produk yang dilaksanakan wirausahawan ?
5.    Bagaimana pembungkusan produk : apakah cukup aman menarik dan baik ?
Dalam menganalisis produk dan jasa yang akan di pasarkan setiap wirausahawan harus berusaha dan memepertimbangkan :
1.    Kualitas produk dan jasa
2.    Desain, model produk, dan jasa
3.    Potensi usaha dan peluang usaha
4.    Kekuatan persaingan di dalam usaha

Begitu pula penanganan dalam pemilihan produk dan jasa wirausahawan sebgaia pemilikperusahaan harus memperhatikan :
1.    Jumlah konsumen /pembeli
2.    Daya beli/minat konsumen/pembeli
3.    Kebutuhan konsumen/pembeli/pelanggan

Berdasarkan analisis, proses pemilihan produk sangat penting bagi keberhasilan wirausahawan dalam mengelola usahanya, keberhasilan tergantung pada factor :
1.    Keberuntungan dalam mengelola usahanya
2.    Kehalian dan ketrampilan mengelola usaha
3.    Penafsiran informasi peluang usaha pemasaran produk
4.    Pelayanan terhadap konsumen.
Seorang wirausahawan harus mempertimbangkan dan memperhatikan serta harus dapat menciptakan produk atau jasa diantaranya :
1.    Mudah dan praktis pemakaiannya
2.    Efisien penggunaanya
3.    Kualitas produk harus terjamin
4.    Hemat pemakaiannya

b.    Menganalisis bidang jasa
Upaya yang bergerak di bidang usaha agar dapat menarik para konsumen :
1.    Memasang papan logo yang mencolok dan dapat dibaca
2.    Memasang lampu yang terang dan berwarna-warni
3.    Menyebarkan pamphlet
4.    Mengadakn demonstrasi pembuatan barang
Seorang wirausahawan yang ingin berhasil di bidang jasa harus memperhatikan :
1.    Selera dan minat calon konsumen
2.    Bidang jasa yang laku dan diminati para konsumen
3.    Menjaga hubungan yang serasi dan harmonis dengan penyuplay

3.Menganalisis peluang usaha berdasarkan minat dan daya beli konsumen
a. Pertimbangan menganalisis minat dan daya beli konsumen
persyaratan pembuatan produk dan jasa perlu mempetimbangkan :
1.    Pembuatan model kasar yang diminati konsumen disesuaikan dengan daya beli
2.    Penyusunan daftar komponen yang diminati konsumen
3.    Penyusunan tata kerja yang diminati konsumen serta melukiskan tahap dan waktunya
4.    Pemanfaatan tenaga pelaksana proses pembuatan produk/jasa serta pengawasan yang bertanggung jawab terhadap program perusahaan.

b.Perhatian menganalisis minat dan daya beli konsumen

dalam menganalisis peluang usahanya wirausahawan harus memerhatikan :
1.    Membuat produk/ jasa yang berkualitas dan laku terjual sesuai dengan daya beli konsumen
2.    Membuat produk atau jasa lebih cepat dan murah sesuai dengan daya beli konsumen
3.    Memlihara dan memperbaiki sarana kerja dan sebagainya

4. Pemanfaatan peluang usaha secara kreatif dan inofatif

a.Mengembangkan kreatifiitas dalam usaha

ciri-ciri wirausahawan yang kreatif dalam mengembangkan pemanfaatan peluang usahanya serta ide dan gagasannya antara lain sebagai berikut :
1.    Selalu fleksibel dalam memanfaatkan peluang usaha
2.    Memiliki pandangan  positif dalam memanfaatkan peluang usahanya
3.    Dapat memendam suatu  keputusan sampai cukup fakta dan data terkumpul
4.    Peka terhadap lingkungan usaha/bisnis dan perasaan orang yang ada disekitarnya

Dengan mengembangkan kreatifitas dalam pemanfaatan peluang usaha , seorang akan mampu meningkatkan :
1.    Keuntungan
2.    Inisiatif , prestatif dan produktif dalam memanfaatkan peluang usaahanya
3.    Ketrampilan dan keahlian dalam memanfaatkan peluang usahanya
4.    Mutu , dan manfaat dalam membuat produk atau jasa

b.Mengembangkan inofatif dalam usaha

Berikut ini ada beberapa hal yang menjadi sumber inofasi yaitu adanya :
1.    Perubahan dalam demografi penduduk
2.    Perubahan pengembangan pada industri dan pasar
3.    Ketidak harmonisan dalam membuat produk barang atau jasa
4.    Konsep pengetahuan dasar dalam pemanfaatan peluang usaha

E.KEMAMPUAN MENGAMBIL RESIKO DALAM PELUANG USAHA

1.    Mengidentifikasi resiko

Wirausahawan harus mau dan mampu yang di perhitungkan dengan matang dan selanjutnya resiko usaha dapat di atasi dengan cara :
1.    Keahlian mengambil resiko dalam usaha
2.    Resiko yang diketahui
3.    Resiko pertengahan ]
4.    Resiko dan inisiatif
5.    Resiko usaha yang diasuransikan
2.Mengambil resiko
Kemampuan wirausaha didalam mengambil resiko akan ditingkatkan :
1.    Keyakinan pada diri sendiri
2.    Kemampuan dalam menghadapi situasi
3.    Kemampuan untuk menilai resiko
4.    Kesediaan untuk mengubah keadaan demi keuntungan
3.Prosedur menganalisis resiko
a. tujuan dan sasaran usaha
b. meneliti alternative resiko
c. merencanakan dan melaksanakan alternative
d. taksiran resiko usaha
e. mengumpulkan informasi usaha
f. mengurangi resiko usaha

F.MENGEMBANGKAN IDE DAN PELUANG USAHA
1. Tujuan mengembangkan ide dan peluang usaha
Adapun tujuan dalam mengembangkan ide dan peluang usaha pada produk atau jasa, meliputi :
a.    Ide dalam pembuatan produk/jasa yang diminati konsumen
b.    Ide dalam pembuatan produk/jasa yang dapat memenngkan persaingan
c.    Ide dalam pembuatan dan mendayagunakan sumber-sumber produksi
2.    Langkah pengembangan ide dan peluang usaha
Untuk mengurangi resiko dalam pengembangan ide usaha, dapat dotempuh langkah-langkah sebagai berikut :
a.    Coba uraikan pengembangan ide dan peluang usaha Anda kepada para karyawan
b.    Pilihlah tempat dan waktu yang tepat untuk mengemukakan ide pengembangan usaha kepada para karyawan.
c.    Kemukakan ide pengembangan usaha setahap demi setahap pada karyawan

G. FAKTOR-FAKTOR KEBERHASILAN USAHA
Dibawah ini dimuat factor dari keberhasilan dalam uaha :
1.    Perencanaan yang tepat dan matang, serta dapat dilaksanakan dengan baik
2.    Dana yang cukup untuk usaha
3.    SDM yang handal dan teknologi tinggi
4.    Manajemen usaha yang baik, tepat dan realistis
5.    Kebutuhan konsumen yang terpuaskan
6.    Ketrampilan dan pengalaman dalam bidang usaha
7.    Sarana dan prasarana yang lengkap sebagai penunjang usaha

Faktor lain yang menjadi dasar keberhasilan dalam usaha :
•    Keuntungan
•    Fasilitas dan kemudahan
•    Teknis dan prmodalan
•    Persaingan dan resiko
•    Manajemen dan pengalaman
•    Pemasaran dan penjualan
•    Tenaga kerja dan bahan baku


Secara lebih rinci dan luas, factor-faktor pendukung keberhasilan perusahaan yaitu sebagai berikut :
1.    Faktor manusia
Keberhasilan dan kebahagiaan dan berwirausaha, merupakan cita-cita dan tuuan setiap manusia.
Manusia adalah makhluk social dan makhluk hidup yang banyak akalnya.
2.    Faktor keuangan
Adapun factor keuangan yang perlu di pelajari oleh para wirausahawan, yaitu sebagai berikut :
a.    Perkiraan jumlah dana yang dibutuhkan
b.    Strukutur pembiayaan yang menguntungkan
c.    Perhitungan biaya, harga, dan laba yang diinginkan
d.    Pemenuhan dana dari pinjaman, sumber pinjaman, jumlah pinjaman dan persyaratan
3.    Faktor organisasi
Dengan adanya orgganisasi, berarti seorang wirausahawan dapat :
a.    Mempertegas hubungan dengan para karyawan
b.    Menciptakan hubungan antar karyawan
c.    Mengetahui tugas yang akan dijalankan
d.    Mengetahui kepada siapa karyawan itu bertangguang jawab
Cirri-ciri :
a.    Adanya sekelompok orang kerja
b.    Adanya kerja sana satu sama lain
c.    Adanya kegiatan kerja yang berbeda tetapi saling berhubungan

4.    Faltor perencanaan
Perencanaan usaha berfungsi untuk menentukan dan merumuskan tujuan akhir saja.
Perencanaan usaha itu bertujuan :
a.    Mendorong cara berpikir seorang wirausahawan jauh ke depan
b.    Mengoordinasi kegiatan usaha
c.    Mengawasi kegiatan usaha
d.    Merumuskan tujuan usaha yang akan dicapai
5.    Faktor mengatur usaha
Di dalam mengatur perusahaan, seseorang wirausahawan perlu melakukan kegiatan usaha sebagai berikut :
a.    Menyusun uraian tugas pokok untuk menjalankan usahanya
b.    Membuat jadwal usaha
c.    Penataan barang
d.    Penataan adminstrasi usaha
e.    Menyusun struktur organisasi usaha

6.    Faktor pemasaran
Factor pemasaran produk perusahaan dapat di tinjau berdasarkan :
a.    Daya serap pasar dan prospeknya
b.    Kondisi pemasaran dan prospeknya
c.    Program pemasarannya

7.    Faktor administrasi
8.    Faktor fasilitas pemerintah
Fasilitas pemerintah yang diberikan kerpada wirausahawan yang mengelola usaha kecil,  :
a.    Keinginan membayar pajak
b.    Kemudahan dalam member izin usaha
c.    Memberikan kemudahan dalam pendanaan usaga
d.    Memberikan keringanan dalam tariff prasarana usaha
e.    Meberikan bantuan konsultasi hokum dan pembelaan dalam usaha
                           Jika perusahaan yang memperoleh fasilitas itu mendapat seuatu kemajuan, sudah barang tertentu akan menunjang pemerintah dalam :
a.    Pemasukan pajak
b.    Pembangunan daerah
c.    Social budaya masyarakat setempat
d.    Mengentaskan kemiskinan
e.    Menguarngi pengangguran

9.    Catatan bisnis
Apabila dirinci , catatan-catatan usaha atau bisnis menyangkut :
a.    Neraca
b.    Laporan laba/rugi
c.    Perubahan modal usaha
d.    Banyaknya karyawan perusahaan
e.    Pemasaran dan penjualan produk
f.    Pasal yang dituku
g.    Banyaknya produk persediaan
h.    Para pesaing dan mitra bisnisnya

H. KEGAGALAN USAHA
1. Analisis kegagalan usaha
Dengan adanya kegagalan di dalam usaha, maka akan memaksa para wirausahawn untuk :
a.    Mencari masalah yang ada
b.    Mencari permasalahannya
c.    Mengetahui cara untukmenghilangkan kegagalan di dalam usaha
Kegagalan dalam usaha harus dihadapi dengan :
a.    Tidak putus asa
b.    Memandangnya sebagai guru untuk mendapatakan kemajuan yang lebih baik
c.    Penuh ketabahan, kebranian, keimanan, dan penuh kepercayaan
d.    Konsentrasi pikiran dan penuh keyakinan terhadap keberhasilan di dalam usahanya
2.Mengidentifikasi kegagalan usaha
Kegagalan di dalam usaha pada umumnya dapat diidentifikasi sebagai berikut :
a.    Kebiasaan menunda waktu
b.    Ketekunan dan ketakwaan
c.    Kepribadian negative
d.    Kebiasaan boros
e.    Kebiasaan hati-hati berlebihan
Tiada suatu yang lebih bermanfaat dan lebih bernilai di dunia usaha ini, apabila tidak didahului oleh kegagalan di dalam usahanya. Kegagalan isaha atau bisnis harus di pelajari dengan :
a.    Hati-hati
b.    Cpat, jelas , tepat
c.    Tidak lamban dan terpengaruh
d.    Tidak tergesa-gesa

3.    Faktor-faktor kegagalan usaha
a.    Beberapa factor yang dapat menjelaskan kegagalan dalam pencapaian tujuan usaha atau bisnis
Factor menyebabkan kegagalan usaha :
a.    Kepribadian yang bersifat negative
b.    Perasaan takut disaingi orang lain
c.    Anggapan diri sendiri lebih kuat dan merasa berhasil dari pada orang lain

b.    Berbagai kelemahan di dalam usaha atau bisnis
1.    Tidak atau jarang mempunyai perencanaan usaha secara tertulis
2.    Tidak memiliki pendidikan yang relevan
3.    Tidak berorientasi ke masa depan
4.    Kurang spesialisasi
5.    Jarang mengadakan inovasi
6.    Tanpa pembukuan yang teratur
7.    Tidak mengadakan analisis pasar
8.    Kurang pengetahuan hokum dan peraturan
9.    Kurang mempelajari ilmu modern
10.     Cepat puas diri
11.    Jarang melakukan pengkaderan
12.    Keluarga sentris