
A.
KEMAAMPUAN DALAM PEMANFAATAN USAHA
Pemanfaatan peluang usaha melalui teknologi informasi dapat mempengaruhi setiap
unsure nilai serta mengubah hubungan kegiatan wirausaha. Oleh karena itu, dalam
rangka memperbesar peluang usaha , peran teknologi informasi harus dioptimalkan
pemakainannya.
b. Hal-hal yang perlu dicermati dalam mencari peluang usaha
mencari dan menyusun informasi pemanfaatan peluang usaha, memerlukan pengamatan
yang cermat terhadap informasi mengenai :
1.minat dan daya beli koncumen
2.seluk-beluk pemasaran produk/jasa
3.penjualan produk/jasa
4.produksi dan jasa
5.manajemen usaha
6.modal usaha
7.tenaga kerja
8.perawatan peralatan
9.administrasi dan pembukuan
10.penelitian dan pengembangan usaha.
2. Sumber informasi peluang usaha
a. Persyaratan sumber informasi peluang usaha
Sumber-sumber informasi peluang usaha itu harus memenuhi persyaratan, yaitu :
1. Usaha datanya harus lengkap
2. Usaha datanya harus dapaat dipercaya
3. Usaha datanya harus berlaku
b. Perolehan sumber informasi peluang usaha
Informasi peluang usah ayang diperlukan wirausahawan sebagai pemilik perusahaan
dalam rangka menjunujung kebijakan produk/jasa dan pemasarannya, di antaranya
dapat diperoleh dari :
1. Bagian pemasaran dan penjualan
2. Kedudukan perusahaan di pasar
3. Bagian pembukuan
4. Hasil penelitian pasar
5. Konsumen/pembeli/pelanggan dan distributor
6. Hasil penelitian pemasaran
7. Para pesaing
8. Wilayah niaga
9. Media massa
10. Manajer produksi mengenai :
• Sumber bahan baku
• Cara pembuatan produk/jasa
• Kualitas produk/jasa
• Desain produk/jasa
• Model produk/jasa
• Jenis dan ukuran produk/jasa
• Merek dan warna produk/jasa
• Manfaat dan bungkus produk/jasa
• Harga produk/jasa
• Minat konsumen/pembeli/pelanggan
• Daya beli konsumen/pembeli/pelanggan
11. Pemerintah
12. Internet, tv, surat kabar, majalah, dan sebagainya
Dengan kata lain, perolehan sumber informasi peluang usahaitu dapat dibagi
menjadi 2 kelompok sebagai berikut :
1. Sumber informasi peluang usaha data primer
2. Sumber informasi peluang usaha data sekunder
3.Manfaat sumber informasi peluang usaha
Wirausahawan dapat ,elaksanakan perubahan atau perbaikan dalam :
a. Perluasan kompetisi usaha
b. Pembuatan produk/jasa yang diminati konsumen
c. Pemasaran produk/jasa
d. Masalah ketenagakerjaan
e. Cara mengelola usaha
f. Desain produk atau jasa
g. Kualitas produk atau jasa
h. Manfaat produk atau jasa
Dari penjelasan tersebut di atas dapat diambil kesimpulan bahwa dengan adanya
sumber informasi pemanfaatan peluang usaha, wirausahawan dapat memilih dan
membuat :
a. Produk atau jasa yang berkualitas, laku dijual sesuai
dengan daya beli konsumen
b. Desain baru atau kombinasi sesuai dengan minat konsumen
c. Produk atau jasa lebih cepat dan sesuai dengan daya beli
konsumen
d. Produk atau jasa dengan kualitas baik,sesuai dengan minat
konsumen
e. Wilayah pemasaran yang menguntungkan
B. MENGIDENTIFIKASI PELUANG USAHA
1. Menggali peluang usaha
Cara mengidentifikasi peluang usaha atau bisnis yang ada, bias dicari asal saja
wirausahawan itu bekerja kerasa, ulet, dan percaya diri pada kemampuan sendiri.
Untuk menggali peluang usaha atau bisnis, seorang wirausahawan harus beroikir
secara positif dan kreatif, diantaranya :
a. Percaya dan yakin bahwa usaha atau bisnis bias
dilaksanakan
b. Menerima gagasan baru di dalam dunia perusahaan atau
bisnis
c. Bertanya kepada diri sendiri
d. Mendengarkan saran dari orang lain
e. Mempunyai etos kerja tinggi
f. Pandai berkomunikasi
2. Mengidentifikasi peluang usaha
Mengidentifikasi peluang usaha dapat dilakukan dengan cara :
a. Belajar ilmu menejemen usaha
b. Meminta jasa konsultan manajemen
c. Meminta jasa keluarga dan kenalan yang pintar dalam
usaha
Tersedianya informasi ekstern dan intern, memungkinkan wirausahawan mengetahui
:
a. Dimana ada peluang
b. Apa saja yang mengancam usaha
c. Adakah kekuatan yang mendukung usaha untuk mencapai
sasaran
d. Apakah kelemahan yang membatasi atau menghambat kemampuan
mencapai sasaran
Secara lebih rinci, pengidentifikasian peluang usaha meliputi hal-hal berikut :
a. Waktu peluncuran produk yang tepat
b. Desain produk yang sesuai dengan kebutuhan pembeli
c. Strategi distribusi yang tepat
d. Mampu mengidentifikasikan usaha yang sedang dijalankan
e. Optimis dan citra positif dalam usaha
f. SDM yang cukup baik
g. Sumber dana yang cukup
h. Manajemen produksi yang baik
i. Pemasaran pemasaran produk yang tepat
j. Pengalama mengelola usaha
Dalam mengidentifikasi peluang usaha, Paul Charlap, mengemukakan sebuah rumusan
yang mencakup 4 unsur yang harus dimiliki oleh seorang wirausahawan agar
mencapai sukses dalam pekerjaannya, yaitu :
a. Work hars
b. Work smart
c. Kegairahan
d. Pelayanan
Adapun yang menjadi
modal utama para wirausahawan, diantaranya :
a. Pola berpikir yang kuat dan mengarah pada sikap, serta
kemauan untuk sukses
b. Kepribadian yang kuat untuk sukses
c. Menerapkan manajemen usaha yang kuat dan baik
d. Kecakapan dalam mengelola usaha untuk sukses
e. Beranimemikul segala macam resiko dalam usahanya
Secara lebih terperinci, peluang usaha yang dikelola oleh para wirausahawan
dapat diidentifikasikan sebagai berikut :
a. Mempunyai keyakinan berhasil dalam mengelolah usahanya
b. Melaksanakan komitmen tinggi dalam melakukan usahanya
c. Mempuntyai perilaku tanggung jawab dalam melakukan
usahanya
d. Mempunyiai keyakinan penuh terhadap peluang usahanya
e. Mempunyai sikap mental yang positif dalam menjalankan
usahanya
f. Melaksanakan pengelolaan waktu yang efektif dan efisien di
dalam mengelola usahanya
g. Mempunyai kreativitas dan inofativ dalam memproduksi
produknya
h. Mempunyai kemampuan yang tinggi dalam usahanya
i. Bekerja prestatif, efektif dan efisien dalam usahanya
Kunci keberhasilan usaha bagi seorang wirausahawan, antara lain ditentukan oleh
:
a. Kemauan dalam merumuskan tujuan atau bisnis
b. Pemahaman tentang hakikat dan makna usaha atau bisnis
C. MENANGKAP PELUANG USAHA
1. Peta peluang usaha
Menurut James L. Hesbett. Kekuatan peluang usaha yang memacu pada penawaran dan
permintaan jasa antara lain :
a. Meningkatnya system distribusi yang didasarkan atas
informasi
b. Adanya deregulasi
c. Berkurangnya hambatan perdagangan
d. Meningkatnya teknologi informasi
e. Perkembangan pasar modal
f. Konsumen semakin menghargai nilai dari waktu
Dari peta peluang usaha, dapat dijalankan atau dilanjtukan dengan peta situasi
dan kondisi lingkungan usaha yang meliputi :
a. Berapa luas pasarnya dan siapa calon pembelinya ?
b. Siapa pesaing usahanya dan bagaimana kemampuannya ?
c. Bagaimana kebijakan pemerintah terhadap bidang usaha yang
digelutinya ?
d. Bagaimana perkembangan teknologi dalam bidang usaha yang
di gelutinya?
e. Apakah perekonomian Indonesia sedang menanjak baik atau
sedang mengalami inflasi dan resesi ?
f. Apakah ada hambatan di dalam usahanya ?
2. Mengidentifikasi peta peluang usaha
Ada 2 komponen utama dalam membuka peluang usaha , yaitu :
a. Peluang usaha yang diharapkan
b. Peluang sumber daya yang tersedia
Dengan adanya identifikasi peluang usaha, maka keuntungan menjadi wirausaha
antara lain sebagai Berikut :
a. Terbuka peluang usaha untuk mencapai tujuan yang
diinginkan
b. Terbuka peluang usaha untuk memperoleh manfaat dan
keuntungan secara maksimal
c. Terbuka peluang usaha mendemonstrasikan potensi seseorang
secara penuh
d. Terbuka kesempatan untuk menjadi bos di perusahaannya
e. Terbuka peluang usaha untuk membantu masyarakat dengan
usaha konkret
Howard H. Stevenson mengatakan bahwa pola tingkah laku manajerial yang terpadu
bias dilihat dalam enam dimensi identifikasi peta peluang usaha atau bisnis ,
yaitu :
a. Orientasi strategi terhadap usahanya
b. Komtimen terhadap peluang usaha yang ada
c. Komitmen terhadap sumber daya yang ada
d. Pengawasan terhadap sumber daya yang usaha
e. Melaksanakan konsep manajemen usaha
f. Adanya kebijakan balas jasa
Adapun factor identifikasi peta peluang usaha bagi para wirausaha, yaitu dengan
adanya
a. Persaingan dalam dunia kehidupan masyarakat
b. Sumber alam yang bias dimanfaatkan
c. Latihan dalam usaha atau kus\rsus bisnis
d. Kebijakan pemrintah yaitu adanya kemudahan dalam pemberian
izin usaha, pemberian kredit modal usaha, lokasi usaha, bimbingan usaha, dan
sebagainya.
D. ANALISI PELUANG USAHA
1. Persiapan dan langkah-langkahnya
Adapun persiapan dalam melaksanakan analisis usaha itu dapat dilaksanakan
sebagai berikut :
a. Meneliti berapa luas usaha yang akan dipilih
b. Bentuk usaha apa yang akan dipilih
c. Jenis usaha apa yang akan ditekuninya
d. Informasi usaha yang akan diterima
e. Ada atau tidaknya peta peluang usaha yang menguntungkan
Adapun persiapan dan langkah-langkahnya yaitu :
a. Membuat sketsa bidang usaha yang hendak ditekuninya
b. Penyediaan modal yang dibutuhkan dalam usahanya
c. Mengurus izin usahanya
d. Menyiapakan tenaga kerja
e. Menyiapkan sarana prasarana
f. Menyiapkan bahan bakunya
g. Menetapkan lokasi usahanya
h. Menetapkan metodologi usanya
i. Menetapkan teknologi usahanya
j. Menetapkan manajemen usahanya
k. Mencari mitra usahanya.
Dengan tersedianya informasi intern dan ekstern, maka perusahaan akan dapat
mengetahui :
a. Dimana usaha itu ada peluang untuk maju dan sukses ?
b. Apa saja yang dapat mengancam perusahaan ?
c. Adakah kekuatan yang dapat mendukung kegiatan usaha untuk
mencapai sasaran atau tujuan ?
d. Adakah kelemahan yang membatasi atau menghambat kemampuan
dalam mencapai sasaran usaha ?
Berdasarkan analisis, yang menjadi pemicu serta pelaksanaan peluang usaha yaitu
adanya :
a. Relasi usaha dengan orang lain
b. Tim yang dapat diajak kerja sama dalam bisang usaha
c. Doronga dari orang tua, family, dan teman untuk mebuka
usaha
d. Pengalaman dalam dunia usaha sebelumnya
e. Kesiapan mental dalam mengelola usaha
f. Menejr pelaksana perusahaan sebagai tangan kanan wirausaha
g. Komtimen tinggi terhadap usaha
h. Misi visi perusahaan guna mencapai keberhasilan usaha
2. Menganalisis peluang usaha berdasarkan produk/jasa
a. Menganalisis bidang produk
Dalam menganlisis produk yang dibuatnya, wirausahawan dapat mengklasifikasikan
jenisnya ke dalam 3 tingkatan , yaitu :
1. Produk primer
2. Produk sekunder
3. Produk tersier
Tujuan diadakan analisis terhadap jenis produk antara lain :
1. Memenuhi keinginan dan minat konsumen terhadap kebutuhan
jenis produk
2. Memenangkan persaingan dalam pengembangan usaha
3. Meningkatkan jumlah penjualan jenis produk
4. Mendayagunakan sumber produksi
5. Mencegah kebosanan konsumen terhadap jenis produk
Gagasan analisis terhadap produk yang dianggap paling penting yaitu :
1. Potensi terhadapa permintaan produk
2. Jumlah penjualan produk
3. Jumlah pemasarn produk
4. Kemampuan produk yang mendtangkan laba
Untuk menetapkan skala produksi , ada beberapa jenis produk serta sifatnya yang
perlu diperhatikan wirausahawan dan perlu dipertimbangkan yaitu :
1. Apakah jenis produk yang akan diproduksi itu tahan lama ?
2. Apakah mutu jenis produk yang diproduksi itu tergantung
pada biaya persatuan ?
3. Apakah jenis produk yang akan diproduksi itu mempunyai
sifat permintaan musiman atau tidak?
4. Apakah jenis produk yang akan diproduksi itu consumer
goods atau producer goods?
Berdasarkan analisis produk yang akan dibuat ,dibutuhkan ,dan akan dipasarkan
kepada konsumen ,seorang wirausahawan harus engetahui dan bias menjawab
pertanyaan dibawah ini
1. Siapa saja dan berapa jumlah calon konsumen yang akan
membeli produk /jasa ?
2. Siapa saja dan berapa jumlahnya serta dimana para pesaing
wirausahawan itu berada ?
3. Bagaimana perkembangan dan pergeseran selera minat dan
daya belikonsumen terhadap produk yang dibuat wirausahawan ?
4. Bagaimana perkembangan pembuatan produk yang dilaksanakan
wirausahawan ?
5. Bagaimana pembungkusan produk : apakah cukup aman menarik
dan baik ?
Dalam menganalisis produk dan jasa yang akan di pasarkan setiap wirausahawan
harus berusaha dan memepertimbangkan :
1. Kualitas produk dan jasa
2. Desain, model produk, dan jasa
3. Potensi usaha dan peluang usaha
4. Kekuatan persaingan di dalam usaha
Begitu pula penanganan dalam pemilihan produk dan jasa wirausahawan sebgaia
pemilikperusahaan harus memperhatikan :
1. Jumlah konsumen /pembeli
2. Daya beli/minat konsumen/pembeli
3. Kebutuhan konsumen/pembeli/pelanggan
Berdasarkan analisis, proses pemilihan produk sangat penting bagi keberhasilan
wirausahawan dalam mengelola usahanya, keberhasilan tergantung pada factor :
1. Keberuntungan dalam mengelola usahanya
2. Kehalian dan ketrampilan mengelola usaha
3. Penafsiran informasi peluang usaha pemasaran produk
4. Pelayanan terhadap konsumen.
Seorang wirausahawan harus mempertimbangkan dan memperhatikan serta harus dapat
menciptakan produk atau jasa diantaranya :
1. Mudah dan praktis pemakaiannya
2. Efisien penggunaanya
3. Kualitas produk harus terjamin
4. Hemat pemakaiannya
b. Menganalisis bidang jasa
Upaya yang bergerak di bidang usaha agar dapat menarik para konsumen :
1. Memasang papan logo yang mencolok dan dapat dibaca
2. Memasang lampu yang terang dan berwarna-warni
3. Menyebarkan pamphlet
4. Mengadakn demonstrasi pembuatan barang
Seorang wirausahawan yang ingin berhasil di bidang jasa harus memperhatikan :
1. Selera dan minat calon konsumen
2. Bidang jasa yang laku dan diminati para konsumen
3. Menjaga hubungan yang serasi dan harmonis dengan penyuplay
3.Menganalisis peluang usaha berdasarkan minat dan daya beli konsumen
a. Pertimbangan menganalisis minat dan daya beli konsumen
persyaratan pembuatan produk dan jasa perlu mempetimbangkan :
1. Pembuatan model kasar yang diminati konsumen disesuaikan
dengan daya beli
2. Penyusunan daftar komponen yang diminati konsumen
3. Penyusunan tata kerja yang diminati konsumen serta
melukiskan tahap dan waktunya
4. Pemanfaatan tenaga pelaksana proses pembuatan produk/jasa
serta pengawasan yang bertanggung jawab terhadap program perusahaan.
b.Perhatian menganalisis minat dan daya beli konsumen
dalam menganalisis peluang usahanya wirausahawan harus memerhatikan :
1. Membuat produk/ jasa yang berkualitas dan laku terjual
sesuai dengan daya beli konsumen
2. Membuat produk atau jasa lebih cepat dan murah sesuai
dengan daya beli konsumen
3. Memlihara dan memperbaiki sarana kerja dan sebagainya
4. Pemanfaatan peluang usaha secara kreatif dan inofatif
a.Mengembangkan kreatifiitas dalam usaha
ciri-ciri wirausahawan yang kreatif dalam mengembangkan pemanfaatan peluang
usahanya serta ide dan gagasannya antara lain sebagai berikut :
1. Selalu fleksibel dalam memanfaatkan peluang usaha
2. Memiliki pandangan positif dalam memanfaatkan
peluang usahanya
3. Dapat memendam suatu keputusan sampai cukup fakta
dan data terkumpul
4. Peka terhadap lingkungan usaha/bisnis dan perasaan orang
yang ada disekitarnya
Dengan mengembangkan kreatifitas dalam pemanfaatan peluang usaha , seorang akan
mampu meningkatkan :
1. Keuntungan
2. Inisiatif , prestatif dan produktif dalam memanfaatkan
peluang usaahanya
3. Ketrampilan dan keahlian dalam memanfaatkan peluang
usahanya
4. Mutu , dan manfaat dalam membuat produk atau jasa
b.Mengembangkan inofatif dalam usaha
Berikut ini ada beberapa hal yang menjadi sumber inofasi yaitu adanya :
1. Perubahan dalam demografi penduduk
2. Perubahan pengembangan pada industri dan pasar
3. Ketidak harmonisan dalam membuat produk barang atau jasa
4. Konsep pengetahuan dasar dalam pemanfaatan peluang usaha
E.KEMAMPUAN MENGAMBIL RESIKO DALAM PELUANG USAHA
1. Mengidentifikasi resiko
Wirausahawan harus mau dan mampu yang di perhitungkan dengan matang dan
selanjutnya resiko usaha dapat di atasi dengan cara :
1. Keahlian mengambil resiko dalam usaha
2. Resiko yang diketahui
3. Resiko pertengahan ]
4. Resiko dan inisiatif
5. Resiko usaha yang diasuransikan
2.Mengambil resiko
Kemampuan wirausaha didalam mengambil resiko akan ditingkatkan :
1. Keyakinan pada diri sendiri
2. Kemampuan dalam menghadapi situasi
3. Kemampuan untuk menilai resiko
4. Kesediaan untuk mengubah keadaan demi keuntungan
3.Prosedur menganalisis resiko
a. tujuan dan sasaran usaha
b. meneliti alternative resiko
c. merencanakan dan melaksanakan alternative
d. taksiran resiko usaha
e. mengumpulkan informasi usaha
f. mengurangi resiko usaha
F.MENGEMBANGKAN IDE DAN PELUANG USAHA
1. Tujuan mengembangkan ide dan peluang usaha
Adapun tujuan dalam mengembangkan ide dan peluang usaha pada produk atau jasa,
meliputi :
a. Ide dalam pembuatan produk/jasa yang diminati konsumen
b. Ide dalam pembuatan produk/jasa yang dapat memenngkan
persaingan
c. Ide dalam pembuatan dan mendayagunakan sumber-sumber
produksi
2. Langkah pengembangan ide dan peluang usaha
Untuk mengurangi resiko dalam pengembangan ide usaha, dapat dotempuh langkah-langkah
sebagai berikut :
a. Coba uraikan pengembangan ide dan peluang usaha Anda
kepada para karyawan
b. Pilihlah tempat dan waktu yang tepat untuk mengemukakan
ide pengembangan usaha kepada para karyawan.
c. Kemukakan ide pengembangan usaha setahap demi setahap pada
karyawan
G. FAKTOR-FAKTOR KEBERHASILAN USAHA
Dibawah ini dimuat factor dari keberhasilan dalam uaha :
1. Perencanaan yang tepat dan matang, serta dapat
dilaksanakan dengan baik
2. Dana yang cukup untuk usaha
3. SDM yang handal dan teknologi tinggi
4. Manajemen usaha yang baik, tepat dan realistis
5. Kebutuhan konsumen yang terpuaskan
6. Ketrampilan dan pengalaman dalam bidang usaha
7. Sarana dan prasarana yang lengkap sebagai penunjang usaha
Faktor lain yang menjadi dasar keberhasilan dalam usaha :
• Keuntungan
• Fasilitas dan kemudahan
• Teknis dan prmodalan
• Persaingan dan resiko
• Manajemen dan pengalaman
• Pemasaran dan penjualan
• Tenaga kerja dan bahan baku
Secara lebih rinci dan luas, factor-faktor pendukung keberhasilan perusahaan
yaitu sebagai berikut :
1. Faktor manusia
Keberhasilan dan kebahagiaan dan berwirausaha, merupakan cita-cita dan tuuan
setiap manusia.
Manusia adalah makhluk social dan makhluk hidup yang banyak akalnya.
2. Faktor keuangan
Adapun factor keuangan yang perlu di pelajari oleh para wirausahawan, yaitu
sebagai berikut :
a. Perkiraan jumlah dana yang dibutuhkan
b. Strukutur pembiayaan yang menguntungkan
c. Perhitungan biaya, harga, dan laba yang diinginkan
d. Pemenuhan dana dari pinjaman, sumber pinjaman, jumlah
pinjaman dan persyaratan
3. Faktor organisasi
Dengan adanya orgganisasi, berarti seorang wirausahawan dapat :
a. Mempertegas hubungan dengan para karyawan
b. Menciptakan hubungan antar karyawan
c. Mengetahui tugas yang akan dijalankan
d. Mengetahui kepada siapa karyawan itu bertangguang jawab
Cirri-ciri :
a. Adanya sekelompok orang kerja
b. Adanya kerja sana satu sama lain
c. Adanya kegiatan kerja yang berbeda tetapi saling
berhubungan
4. Faltor perencanaan
Perencanaan usaha berfungsi untuk menentukan dan merumuskan tujuan akhir saja.
Perencanaan usaha itu bertujuan :
a. Mendorong cara berpikir seorang wirausahawan jauh ke depan
b. Mengoordinasi kegiatan usaha
c. Mengawasi kegiatan usaha
d. Merumuskan tujuan usaha yang akan dicapai
5. Faktor mengatur usaha
Di dalam mengatur perusahaan, seseorang wirausahawan perlu melakukan kegiatan
usaha sebagai berikut :
a. Menyusun uraian tugas pokok untuk menjalankan usahanya
b. Membuat jadwal usaha
c. Penataan barang
d. Penataan adminstrasi usaha
e. Menyusun struktur organisasi usaha
6. Faktor pemasaran
Factor pemasaran produk perusahaan dapat di tinjau berdasarkan :
a. Daya serap pasar dan prospeknya
b. Kondisi pemasaran dan prospeknya
c. Program pemasarannya
7. Faktor administrasi
8. Faktor fasilitas pemerintah
Fasilitas pemerintah yang diberikan kerpada wirausahawan yang mengelola usaha
kecil, :
a. Keinginan membayar pajak
b. Kemudahan dalam member izin usaha
c. Memberikan kemudahan dalam pendanaan usaga
d. Memberikan keringanan dalam tariff prasarana usaha
e. Meberikan bantuan konsultasi hokum dan pembelaan dalam
usaha
Jika perusahaan yang memperoleh fasilitas itu mendapat seuatu kemajuan, sudah
barang tertentu akan menunjang pemerintah dalam :
a. Pemasukan pajak
b. Pembangunan daerah
c. Social budaya masyarakat setempat
d. Mengentaskan kemiskinan
e. Menguarngi pengangguran
9. Catatan bisnis
Apabila dirinci , catatan-catatan usaha atau bisnis menyangkut :
a. Neraca
b. Laporan laba/rugi
c. Perubahan modal usaha
d. Banyaknya karyawan perusahaan
e. Pemasaran dan penjualan produk
f. Pasal yang dituku
g. Banyaknya produk persediaan
h. Para pesaing dan mitra bisnisnya
H. KEGAGALAN USAHA
1. Analisis kegagalan usaha
Dengan adanya kegagalan di dalam usaha, maka akan memaksa para wirausahawn
untuk :
a. Mencari masalah yang ada
b. Mencari permasalahannya
c. Mengetahui cara untukmenghilangkan kegagalan di dalam
usaha
Kegagalan dalam usaha harus dihadapi dengan :
a. Tidak putus asa
b. Memandangnya sebagai guru untuk mendapatakan kemajuan yang
lebih baik
c. Penuh ketabahan, kebranian, keimanan, dan penuh
kepercayaan
d. Konsentrasi pikiran dan penuh keyakinan terhadap
keberhasilan di dalam usahanya
2.Mengidentifikasi kegagalan usaha
Kegagalan di dalam usaha pada umumnya dapat diidentifikasi sebagai berikut :
a. Kebiasaan menunda waktu
b. Ketekunan dan ketakwaan
c. Kepribadian negative
d. Kebiasaan boros
e. Kebiasaan hati-hati berlebihan
Tiada suatu yang lebih bermanfaat dan lebih bernilai di dunia usaha ini,
apabila tidak didahului oleh kegagalan di dalam usahanya. Kegagalan isaha atau
bisnis harus di pelajari dengan :
a. Hati-hati
b. Cpat, jelas , tepat
c. Tidak lamban dan terpengaruh
d. Tidak tergesa-gesa
3. Faktor-faktor kegagalan usaha
a. Beberapa factor yang dapat menjelaskan kegagalan dalam
pencapaian tujuan usaha atau bisnis
Factor menyebabkan kegagalan usaha :
a. Kepribadian yang bersifat negative
b. Perasaan takut disaingi orang lain
c. Anggapan diri sendiri lebih kuat dan merasa berhasil dari
pada orang lain
b. Berbagai kelemahan di dalam usaha atau bisnis
1. Tidak atau jarang mempunyai perencanaan usaha secara
tertulis
2. Tidak memiliki pendidikan yang relevan
3. Tidak berorientasi ke masa depan
4. Kurang spesialisasi
5. Jarang mengadakan inovasi
6. Tanpa pembukuan yang teratur
7. Tidak mengadakan analisis pasar
8. Kurang pengetahuan hokum dan peraturan
9. Kurang mempelajari ilmu modern
10. Cepat puas diri
11. Jarang melakukan pengkaderan
12. Keluarga sentris